Kertasari, 20/01/2017. Pagi tadi kurang lebih pukul 08.15 WIB, telah terjadi kecelakaan di Jalan Kertasari Sidaharja di tikungan lingkungan Yayasan Al-Imam Sidaharja. Tepatnya di depan Masjid Jami' Al-Muwahhidin Dusun Kertasari RT. 04 RW. 01 Desa Sidaharja Kecamatan Pamarican. Korban kecelakaan ini adalah Miftah seorang Siswa MI Sidaharja 2 yang masih duduk di kelas 1 sekolah tersebut.
Menurut keterangan saksi kecelakaan ini terjadi saat Miftah dan teman-temannya melintas sehabis dari buang air kecil di WC Masjid. Waktu itu ia berjalan di belakang dan teman-temannya sudah lebih dahulu masuk Gerbang Madrasah, waktu melintasi jalan tanpa disadarinya dari arah timur melaju sebuah motor yang ditumpangi seorang laki-laki dan seorang perempuan berinisial S dan menggendong putranya tiba-tiba mengerem dan menyerempet Miftah hingga jatuh. Untungnya motor tersebut tidak oleng/roboh. Namun nahas menimpa Miftah karena kedua kaki mungilnya yang tidak mengenakan sepatu terlindas roda belakang dan mengalami luka. Pengendara motorpun kaget dan terus berhenti menolong Miftah.
Para pedagang disekitar lingkungan madrasah yang menyaksikan kejadian tersebut pun menjerit dan membuat kaget para siswa/I Mi dan MTs yang sedang asyik belajar dikelas. Merekapun langsung berhamburan keluar ruangan untuk melihat apa yang terjadi.
Melihat siswanya ada yang celaka dan terluka pak Yasiman (Kamad MI) dan pak Mujiatul qolimun langsung bergegas dan membawa korban ke Balai pengobatan di Desa Kertahayu. (Sampai berita ini diunggah mereka belum kembali dari Puskesmas).
Ibu Nurhayati Guru kelas 1 MI Sidaharja 2 mengatakan "Tadi memang Miftah dan teman-temannya izin mau buang air, dan saya sempat menasehati mereka untuk berhati-hati dan jangan lupa tengak-tengok kalau mau melintas, tapi ya namanya anak-anak suka lalai".
Menurut keterangan masyarakat sekitar, di belokan ini memang rawan dan sering terjadi kecelakaan, disamping belokannya cukup tajam kondisi jalan pun saat ini sedang rusak, berkerikil dan licin. Rata-rata pengendara motor dari arah barat dan timur sukanya melaju kencang.
(Baca juga : Hati-hati Jika Berkendara di Pengkolan Yayasan Al-Imam)
Menurut keterangan saksi kecelakaan ini terjadi saat Miftah dan teman-temannya melintas sehabis dari buang air kecil di WC Masjid. Waktu itu ia berjalan di belakang dan teman-temannya sudah lebih dahulu masuk Gerbang Madrasah, waktu melintasi jalan tanpa disadarinya dari arah timur melaju sebuah motor yang ditumpangi seorang laki-laki dan seorang perempuan berinisial S dan menggendong putranya tiba-tiba mengerem dan menyerempet Miftah hingga jatuh. Untungnya motor tersebut tidak oleng/roboh. Namun nahas menimpa Miftah karena kedua kaki mungilnya yang tidak mengenakan sepatu terlindas roda belakang dan mengalami luka. Pengendara motorpun kaget dan terus berhenti menolong Miftah.
Para pedagang disekitar lingkungan madrasah yang menyaksikan kejadian tersebut pun menjerit dan membuat kaget para siswa/I Mi dan MTs yang sedang asyik belajar dikelas. Merekapun langsung berhamburan keluar ruangan untuk melihat apa yang terjadi.
Melihat siswanya ada yang celaka dan terluka pak Yasiman (Kamad MI) dan pak Mujiatul qolimun langsung bergegas dan membawa korban ke Balai pengobatan di Desa Kertahayu. (Sampai berita ini diunggah mereka belum kembali dari Puskesmas).
Ibu Nurhayati Guru kelas 1 MI Sidaharja 2 mengatakan "Tadi memang Miftah dan teman-temannya izin mau buang air, dan saya sempat menasehati mereka untuk berhati-hati dan jangan lupa tengak-tengok kalau mau melintas, tapi ya namanya anak-anak suka lalai".
Menurut keterangan masyarakat sekitar, di belokan ini memang rawan dan sering terjadi kecelakaan, disamping belokannya cukup tajam kondisi jalan pun saat ini sedang rusak, berkerikil dan licin. Rata-rata pengendara motor dari arah barat dan timur sukanya melaju kencang.
(Baca juga : Hati-hati Jika Berkendara di Pengkolan Yayasan Al-Imam)
Semoga kejadian ini dapat menjadi perhatian bagi para siswa-siswi dewan guru dilingkungan Yayasan Al-Imam terutama juga Para pengendara Kendaraan bermotor. (MZ).





