Selamat Datang di Blog Sidaharja Desaku

Jumat, 11 Oktober 2013

Kantor MTs Al-Imam Pamarican di Bobol Maling


Pamarican- Madrasah Tsanawiyah Al-Imam yang berada di Desa Sidaharja Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis dibobol pencuri, Kamis (10/10) kemarin. Barang-barang yang berhasil di gondola maling diantaranya Dua buah PC Komputer Desktop Pentium IV Dual Core, satu buah Notebook dan Proyektor merk Infocus, sehingga dari kejadian tersebut, sekolah mengalami kerugian + Rp 15.000.000,-.
Kejadian serupa juga dalam waktu bersamaan menimpa kantor MIS Sidaharja 2 yang masih satu lingkup Yayasan Al-Imam, Namun tidak terdapat kerugian yang berharga hanya saja Pintu dan Jendela kantor rusak akibat dicongkel menggunakan benda tajam.
Menurut keterangan dari Kepala Madrasah saat dikonfirmasi, Kejadian tersebut baru diketahui pihak madrasah sekitar pukul 06.00 Wib, ketika petugas kebersihan hendak membuka dan membersihkan kantor MI Sidaharja 2, ia sangat terkejut Pintu kantor sudah terbuka dalam kondisi kunci rusak  dan Kondisi didalam ruangan sudah porak poranda. Kemudian ia bergegas menuju Kantor MTs Al-Imam yang tidak jauh dari Kantor MIS Sidaharja. Alangkah terkejutnya ia ketika mendapati kantor MTs Al-Imam pun sudah terbuka, dan ketika ia melihat kondisi ruangan ia mendapati 2 buah PC Komputer yang terdapat di meja TU tidak ada. 
“Begitu melihat kondisi ruang berantakan, Petugas kebersihan yaitu Ibu Ny. Bahriyah langsung melaporkannya kepada saya, dan saya langung kelokasi untuk melihat kondisi sebenarnya,” paparnya.
Kondisi ruangan kantor seperti Meja, Laci, lemari semuanya berantakan dan isi didalamnya dikeluarkan. “Sepertinya pelaku ini ingin mencari sesuatu mungkin berupa uang, namun yang ada hanya peralatan computer dan proyektor”. Ujar Kepala MTs Al-Imam, SURUR, S.Ag kepada kami, Kamis (10/10) kemarin.
“Kuat dugaan, pelaku membuka paksa pintu masuk kantor. Sebab, kusen dan kunci pintu masuk kondisinya rusak seperti habis dicongkel menggunakan linggis,” kata Pak Surur lagi.
“Kami kehilangan data Arsip elektronik Madrasah sejak tahun 2007-2013, yang kami simpan di Komputer yang dicuri”. Kata Ka TU MTs Al-Imam
Mengenai siapa pelaku, pihak yayasan dan madrasah belum mengetahui. Sebab tidak ada yang melihat pencuri saat beraksi karena diperkirakan mereka beraksi saat masyarakat sekitar tidur lelap yaitu kurang lebih pukul 02.00-03.00 WIB dini hari.. Atas kejadian tersebut, pihak madrasah tengah melapor ke Kepolisian Sektor Pamarican untuk penanganan dan proses tindak lanjut.
Dengan kejadian tersebut, Kepala Madrasah sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis, harus menganggarkan dana untuk meningkatkan penjaga sekolah. Pasalnya, saat ini sudah banyak sekolah/madrasah yang memiliki alat-alat canggih yang harganya lumayan mahal seperti, computer, lap top dan alat-alat elektronik lainnya.
“Sebaiknya tiap sekolah harus ada penjaga, biar kejadian ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.
(mzh)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...