Berita Sidaharja (harapanrakyat.com)
Tanggul penahan Sungai Ciseel, di Desa
Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, tepatnya di Dusun Ciporoan,
RT 14 RW 04 dan Dusun Sidaharja, RT 18 RW 03, terus mengalami pengikisan hingga
akhirnya tebing tanggul itu ambrol. Peristiwa itu terjadi setelah hujan terus
mengguyur wilayah tersebut. Kini, warga yang berada di wilayah Sungai Ciseel
menjadi resah.
Ismanudin (52), warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi, kepada Koran HR,
Senin (21/04/2015) lalu, mengatakan, kendati peristiwa longsornya tanggul itu
sudah lama, tapi sampai saat ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy
masih belum melakukan perbaikan.
Hal serupa disampaikan Suparto (60), tokoh masyarakat Sidaharja, Sabtu
(18/04/2015) lalu. Menurut dia, instansi dan dinas terkait belum juga
memperbaiki kondisi tanggul yang longsor itu. Padahal masyarakat di Sidaharja
sudah semakin mengkhawatirkan pengikisan tanggul yang kian melebar tersebut.
Kepala Desa Sidaharja, Saepudin, saat ditemui Koran HR, Senin (20/04/2015)
lalu, membenarkan kondisi tanggul sepanjang 50 meter yang mengalami longsor
belum lama ini. Dia juga tidak menyangkal bahwa peristiwa itu membuat warga di
sekitar tanggul menjadi merasa khawatir.
“Kami telah mengajukan proposal permohonan perbaikan tanggul ke BBWS Citanduy.
Mudah-mudahan pihak BBWS segera meninjau ke lokasi dan segera memperbaiki
tanggul ini,” terangnya. (Suherman/Koran-HR)
07.33
Terkadang, sebagai pengendara, kita lupa bahwa keselamatan lebih utama dibandingkan ketepatan waktu ketika sedang terburu-buru mengejar deadline pekerjaan.
Ketika melihat jalan yang kosong dan sepi dan lurus, Anda
secara otomatis akan lebih mempercepat laju kendaraan Anda. Namun tentunya kita harus senantiasa berhati-hati dan waspada karena jalan tak selamanya lurus dan mulus, terkadang kita akan mendapati jalan yang berbelok dan bergelombang bahkan jalan yang kondisi aspalnya sudah mengelupas sehingga tinggal kerikil dan pasir yang tersisa. Karenanya kita harus ekstra hati-hati dalam berkendara lebih-lebih di belokan berkerikil dan berbatu seperti di Pengkolan Yayasan Al-Imam Sidaharja depan Masjid Jam'i Al-Muwahhidin RT. 04 Rw. 01. Pengkolan ini tergolong tajam setelah jalan yang lurus dari arah perbatasan Desa. Pada waktu hari aktif Sekolah, hari senin s.d jum'at banyak anak-anak sekolah yang bolak-balik menyebrang jalan. Pengkolan ini termasuk rawan kecelakaan karena beberapa kali terjadi kecelakaan dikomplek ini seperti halnya yang terjadi pada hari kemarin, Senin, 12 April 2015,
Pulang dari Sawah, seorang ibu jatuh tersungkur.
Seorang ibu pengendara motor
terperosok dan menabrak pohon pisang di Jalan Kertasari Sidaharja
tepatnya di Pengkolan depan MTs Al-Imam. Ibu berinisial (J) itu mengendarai
motor maticnya hendak pulang ke ciporoan sehabis memanen padi dari
sawah.
Menurut keterangan saksi, ibu ini mengendarai motornya dari arah barat
dengan kecepatan tinggi dan pas dipengkolan depan MTs Al-Imam dia tidak
bisa mengendalikan motornya sehingga keluar dari badan jalan sebelah
kanan dan tersungkur tepat di sebelah utara kantor MI Sidaharja,
untungnya tidak menabrak pagar Sekolah. Akibat dari kejadian ini ia
mengalami luka memar di bagian lengan kiri dan bagian kaki karena
tertindih sepeda motor miliknya. ia kemudian langsung dibawa ke tukang pijat/tukang urut.
22.35
Sidaharja, Seorang ibu pengendara motor terperosok dan menabrak pohon pisang di Jalan Kertasari Sidaharja tepatnya di Pengkolan depan MTs Al-Imam Dusun Kertasari RT. 04 Rw. 01 Desa Sidaharja Kecamatan Pamarican. Ibu berinisial (J) itu mengendarai motor maticnya hendak pulang ke ciporoan sehabis memanen padi dari sawah.
Menurut keterangan saksi, ibu ini mengendarai motornya dari arah barat dengan kecepatan tinggi dan pas dipengkolan depan MTs Al-Imam dia tidak bisa mengendalikan motornya sehingga keluar dari badan jalan sebelah kanan dan tersungkur tepat di sebelah utara kantor MI Sidaharja, untungnya tidak menabrak pagar Sekolah. Akibat dari kejadian ini ia mengalami luka memar di bagian lengan kiri dan bagian kaki karena tertindih sepeda motor miliknya.
"Saat itu kami sedang asyik ngobrol diruang kantor MI, tiba-tiba kami dikejutkan dengan suara "srsrsrt braak". segera kami keluar dan alangkah terkejutnya kami melihat seorang ibu terjatuh dari motor, segera kami menolongnya. memberinya air putih. Begitu kejadiannya secara persis kami tidak melihat kronologinya dari awal" tutur seorang ibu guru yang tidak mau disebut namanya.
Korbanpun segera dibawa ke rumah saudaranya untuk diurut dan kebetulan tidak jauh dari tempat kejadian.